Langsung ke konten utama

Teks Deskripsi - Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 - Fase D

TEKS DESKRIPSI

Dalam kehidupan sehari-hari, kita akan sangat sering menemukan teks deskripsi. Misalnya, saat kita berbelanja secara online, kita sering menemukan teks deskripsi dalam sebuah produk. Penjual perlu mendeskripsikan produknya dengan jelas agar pembeli dapat memilih barang yang mereka butuhkan dengan tepat. Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari tentang teks deskripsi. Bacalah materi berikut ini dengan saksama! Tanyakan kepada gurumu jika ada bagian yang sulit kamu pahami!

Mengapa Kamu Perlu Mempelajari Teks Deskripsi?

Adalah sebuah kekonyolan jika kamu mempelajari sesuatu tanpa tahu manfaatnya apa. Tapi, kekonyolan ini pun terkadang masih lebih baik dari pada tidak mempelajari apapun dalam hidupmu. Kalau kamu tahu apa manfaat mempelajari sesuatu, kamu bisa memutuskan akan mempelajarinya dengan tekun atau tidak sama sekali. Maka dari itu, mari kita bahas terlebih dahulu apa saja manfaat mempelajari teks deskripsi.

Beberapa manfaat yang bisa kamu peroleh dengan mempelajari teks deskripsi adalah:

Pertama, membantu menjelaskan sesuatu dengan jelas.

Saat kamu ingin menceritakan sesuatu kepada orang lain, misalnya menggambarkan teman baru kepada orang tua atau mendeskripsikan hewan peliharaanmu, teks deskripsi membantu kamu menyampaikan informasi dengan lebih jelas.

Contoh:

"Bu, aku punya teman baru namanya Rina. Dia tinggi, berambut panjang, dan selalu memakai kacamata hitam. Dia juga sangat ramah!"

Tanpa deskripsi yang jelas, orang tua mungkin sulit membayangkan seperti apa Rina.

Oke, mungkin ini terlihat sangat sepele buatmu. Tapi, mendeskripsikan bukanlah hal sepele.

Bayangkan, kamu sedang melamar kerja dan diminta memperkenalkan dirimu. Apakah kamu hanya akan menyebutkan nama, tanggal lahir, dan alamatmu? Tidak, kawan! Mereka ingin lebih dari itu. Yang mereka mau sesungguhnya adalah deskripsi lengkap tentang dirimu. Mereka sedang mencari orang yang dibutuhkan dan bisa dipercaya sehingga jika kamu gagal mendeskripsikan dirimu dengan baik, peluangmu diterima bekerja akan hilang.

Ini tidak berlaku kalau kamu punya….

ORANG DALAM

Tahu, kan, apa itu orang dalam?

Kalau ini masih kurang kuat menurutmu, aku beri satu lagi contoh ekstrim.

Bayangkan, kamu terpaksa membawa temanmu ke rumah sakit karena ia digigit ular. Sebelum dokter memutuskan untuk menyuntik temanmu dengan penawar racun ular, ia perlu tahu terlebih dahulu ular apa yang menggigit temanmu. Kalau kamu tidak tahu nama ular yang menggigit temanmu, bukankah kamu terpaksa harus mendeskripsikannya?

Bagaimana jika kamu salah mendeskripsikan ularnya, misalnya mengatakan ularnya berwarna abu-abu padahal warna sebenarnya adalah hitam. Kamu salah mengidentifikasi ularnya sehingga dokter menyuntikkan penawar ular yang tidak tepat. Apa yang terjadi dengan temanmu?

Yapss… Kita semua tahu.

Kedua, berguna dalam menulis dan berbicara.

Selama kamu menjadi siswa, kamu akan sering menulis cerita, laporan, atau bahkan membuat konten media sosial. Teks deskripsi membantu kamu menulis dengan lebih hidup dan menarik.Misalnya, saat menulis status di media sosial tentang tempat wisata yang kamu kunjungi, kamu bisa membuat orang lain tertarik dengan deskripsi yang menarik.

Saat berbicara di depan kelas, kamu bisa lebih percaya diri menjelaskan sesuatu secara detail.

Oke, sebelum lanjut, aku mau tanya dulu. Apakah kamu berencana melanjutkan pendidikanmu ke perguruan tinggi? Maksudku, kuliah?

Jika, iya…

Maka mempelajari teks deskripsi dengan sungguh-sungguh akan sangat membantumu nanti.

Selama kamu menjadi mahasiswa, kamu akan sering menulis makalah, laporan, slide presentasi, dan yang paling menantang adalah skripsi. Iya, skripsi. Tahukah kamu? Beberapa mahasiswa membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan satu skripsi saja.

Bayangkan jika kemampuan menulis deskripsimu pas-pasan, kamu akan terus berurusan dengan revisi-revisi menyebalkan dari dosen pembimbingmu. Dan, ya, kamu akan terlambat lulus kuliah.

Ketiga, meningkatkan kepekaan dan imajinasi.

"Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Sebab pengetahuan terbatas, sedangkan imajinasi mencakup seluruh dunia, merangsang kemajuan, dan melahirkan evolusi." -Albert Einstein-

Ketika kamu belajar mendeskripsikan sesuatu, kamu akan lebih peka terhadap detail di sekitarmu. Ini juga membantu kamu lebih kreatif dalam menulis. Berlatih mendeskripsikan sesuatu di sekitarmu merangsang imajinasimu untuk membayangkan sesuatu tersebut.

Contoh:

Saat berjalan di taman, mereka tidak hanya melihat "bunga," tetapi bisa memperhatikan bahwa bunga itu berwarna merah muda dengan kelopak yang halus dan harum semerbak.

Keempat, penting untuk profesi di masa depan.

Banyak pekerjaan yang membutuhkan keterampilan mendeskripsikan sesuatu, seperti:

  • Jurnalis Menulis berita yang detail dan jelas.
  • Penulis atau Content Creator Membuat cerita atau ulasan yang menarik, membuat kerangka konten baik video maupun tulisan.
  • Dokter Mendeskripsikan gejala pasien dengan akurat.
  • Guru Menjelaskan materi dengan jelas kepada murid.
  • Pedagang Menjelaskan produk yang kamu jual dengan lebih jelas kepada calon pembelimu.

Apakah ini masih kurang banyak? Apakah kamu masih belum tergugah untuk mempelajari teks deskripsi? Oke, mari kita lihat profesi apa lagi yang sangat membutuhkan keterampilan mendeskripsikan sesuatu.

Ini dia:

  • Pemandu Wisata (Tour Guide) Harus mendeskripsikan tempat wisata dengan menarik agar wisatawan tertarik dan memahami sejarah atau keunikan tempat tersebut.
  • Desainer Grafis & Ilustrator Saat membuat desain atau ilustrasi, mereka sering perlu menjelaskan konsep visual dengan kata-kata kepada klien atau tim kerja.
  • Marketing & Copywriter Menulis deskripsi produk/jasa dalam iklan agar menarik perhatian calon pelanggan. Contoh: Menulis deskripsi parfum yang membuat pembeli bisa "merasakan" aromanya hanya dengan membaca teksnya.
  • Arsitek & Insinyur Mendeskripsikan rancangan bangunan kepada klien atau tim konstruksi agar bisa memahami detail proyek dengan jelas.
  • Peneliti & Ilmuwan Harus mendeskripsikan hasil penelitian dengan jelas agar mudah dipahami oleh rekan sejawat dan masyarakat umum.
  • Polisi & Detektif Mendeskripsikan ciri-ciri tersangka, lokasi kejadian, dan bukti dalam laporan penyelidikan.
  • Chef & Food Blogger Chef perlu menjelaskan rasa, tekstur, dan tampilan makanan dalam menu atau saat mendemonstrasikan masakan. Food blogger harus bisa mendeskripsikan makanan agar pembaca bisa membayangkan rasa dan aroma hidangan.
  • Customer Service Harus bisa mendeskripsikan produk atau layanan dengan jelas kepada pelanggan agar tidak terjadi kesalahpahaman.
  • Psikolog & Konselor Mendeskripsikan kondisi emosional atau perilaku seseorang dalam laporan psikologis agar mudah dipahami oleh pasien atau pihak terkait.
  • Pembawa Acara (MC) & Penyiar Radio Mendeskripsikan suasana acara atau tempat yang mereka liput agar pendengar dapat membayangkannya dengan jelas.

Profesi-profesi ini menunjukkan bahwa keterampilan mendeskripsikan sangat berguna dalam berbagai bidang pekerjaan.

Apakah di antara profesi-profesi yang sudah kusebutkan ada yang menjadi cita-cita kalian?

Kudoakan semoga apa yang kalian cita-citakan dapat terwujud, aamiin.

Kelima, membantu dalam kehidupan sehari-hari.

Saat memesan sesuatu secara online, kamu bisa lebih teliti membaca deskripsi produk agar tidak salah membeli.

Saat mencari alamat atau tempat, kamu bisa memahami petunjuk arah dengan lebih baik.

Terjawab sudah mengapa kamu perlu belajar teks deskripsi. Yupss! Teks deskripsi bukan hanya teori, tetapi juga keterampilan yang bermanfaat di dunia nyata. Sekarang kita tahu bahwa keterampilan mendeskripsikan bukan hanya sekadar tugas sekolah, tetapi juga berguna di masa depan.

Jadi, ayo kita pelajari teks deskripsi dengan sungguh-sungguh!

Semangat!!!


Apa yang Dimaksud Teks Deskripsi?

Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa secara rinci sehingga pembaca dapat membayangkannya dengan jelas. Kata kuncinya adalah menggambarkan. Pelukis menggambarkan ide dalam lukisan mereka menggunakan warna-warna.

Menurutmu, bagaimana dengan penulis? Dengan apa mereka menggambarkan ide dalam tulisan mereka?

Mereka menggunakan kata-kata.

Kita pun menggunakan kata-kata. Bisakah sehari saja kita tak berkata-kata? Tidak bisa. Kamu bisa diam seharian. Tapi, pikiranmu akan terus berkata-kata. Coba saja!

Kita semua menggunakan kata-kata untuk menggambarkan sesuatu. Jadi, tanpa kita sadari mungkin setiap hari kita mendeskripsikan sesuatu.


Tujuan Membuat Teks Deskripsi

Tujuan membuat teks deskripsi adalah untuk memudahkan orang lain atau dirimu sendiri mengerti apa yang sedang kamu deskripsikan. Mendeskripsikan berarti mengungkapkan dengan sejelas mungkin apa yang ingin kamu sampaikan, sedetail mungkin, menggunakan seluruh pancaindra untuk menangkap kesan maupun bentuk kemudian mengatakannya melalui kalimat yang jelas.


Ciri-ciri Teks Deskripsi

Teks deskripsi memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakannya dengan teks lain:

  • Berisi tentang penjabaran atau penggambaran suatu objek, misalnya benda, tempat, suasana dan lain-lain. Misalnya menggambarkan hewan peliharaan, buku, seseorang, dan apa saja. Bahkan kamu juga bisa bisa berlatih menggambarkan perasaanmu jika mau.
  • Berisi tentang penjelasan yang melibatkan seluruh panca indera, penglihatan, pendengaran, penciuman, sampai perabaan. Contoh: Nasi ini pulen sekali. Aromanya harum dan rasanya sedikit manis.
  • Berisi tentang pemaparan ciri-ciri fisik dan sifat suatu objek secara rinci dan jelas. Contoh: Anton punya kumis tebal di wajahnya yang dibiarkan tumbuh tanpa terawat.
  • Membuat pembaca seolah-olah bisa merasakan bahkan mengalami langsung kejadian yang digambarkan di dalam teks. Contoh: Rumah itu memang angker. Bulu kudukmu akan langsung berdiri saat memasukinya. Hawa dingin dan muram akan menyelimutimu begitu kamu membuka pintunya.
  • Berisi kata-kata khusus untuk menggambarkan objek dengan serinci mungkin. Misalnya, penggambaran tentang warna dibuat sejelas mungkin. Saat menuliskan warna merah apakah merah darah atau merah muda atau merah lainnya. Contoh: luka-luka di tubuhnya mulai berwarna merah kebiru-biruan.
  • Mengandung kata sifat yang berguna untuk menggambarkan. Contoh: Atikah adalah siswa rajin yang periang.
  • Menggunakan kata kerja perasaan dan pendapat yang bertujuan untuk mengungkapkan pandangan pribadi si penulis terhadap objek yang dituliskan. Contoh: saya pikir Monark adalah kupu-kupu yang cantik. Saya yakin buku ini tak akan membuatmu bosan. Menurutku, dia cewek tercantik di sekolah kita.
  • Menggunakan kata keterangan untuk memberi informasi tambahan, misalnya dengan kencang, di lapangan, pada sore hari, dan lain-lain. Contoh: Adik selalu pergi ke lapangan pada sore hari.
  • Menggunakan bahasa kiasan atau metafora. Contoh: meskipun sudah tua, mobil itu mampu melaju kencang secepat kilat.

Ciri-ciri teks deskripsi yang telah disebutkan tak harus semuanya ada dalam teks deskripsi. Bisa jadi, hanya satu atau dua saja dalam sebuah teks deskripsi.


Struktur Teks Deskripsi

Struktur adalah bagian-bagian yang membentuk sesuatu. Struktur rumah terdiri atas pondasi, lantai, dinding, dan atap. Bagaimana dengan struktur teks deskripsi?

Teks deskripsi terdiri atas tiga struktur, yaitu:

👉Identifikasi: Pengenalan objek yang akan dideskripsikan. Pada bagian ini, penulis mengutarakan apa yang akan dia gambarkan. Contoh: Minggu lalu, aku diberi sekotak kue oleh sahabatku.

👉Deskripsi Bagian: Penjelasan rinci tentang objek yang telah disebutkan pada bagian identifikasi. Contoh: Kue itu berwarna coklat. Di atasnya bertaburan parutan keju. Aromanya membuatku ingin segera memakannya. Saat kusuapkan ke dalam mulutku terasa lembut dan manis di lidahku.

👉Kesimpulan (opsional): Kesimpulan atau kesan penulis terhadap objek. Contoh: Kue ini adalah kue terbaik yang pernah kuterima di hari ulang tahunku.


Ciri Kebahasaan dalam Teks Deskripsi

  • Penggunaan kata sifat (misalnya: tinggi, indah, harum).
  • Penggunaan kata kerja indra (misalnya: melihat, merasakan, mendengar).
  • Penggunaan majas (misalnya: metafora, perumpamaan).
  • Penggunaan kalimat rincian.

Jenis-jenis Teks Deskriptif

Berdasarkan isinya teks deskripsi dapat digolongkan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Deskripsi Subjektif: teks deskripsi subjektif merupakan teks deskripsi yang menggambarkan suatu objek berdasarkan atas kesan yang dimiliki oleh penulis tersebut.
  • Deskripsi Spasial: teks deskripsi spasial adalah teks deskriptif yang hanya menggambarkan objek seperti tempat, ruangan atau suatu benda.
  • Deskripsi Objektif: teks deskripsi objektif adalah teks deskriptif yang menggambarkan objek sesuai dengan keadaan sebenar-benarnya, sehingga pembaca bisa membayangkan keadaan tanpa ada embel-embel dari opini penulis.
  • Deskripsi Imajinatif: teks deskripsi imajinatif adalah teks yang berisi tentang gambaran atau lukisan suatu tempat berlangsungnya suatu kejadian. Penggambarannya harus dilihat dari berbagai segi sehingga tempat tersebut bisa tergambar dengan jelas baik dalam pikiran pembaca maupun perasaannya.
  • Deskripsi Faktual: teks deskripsi faktual adalah teks deskripsi yang menggambarkan suatu objek baik halal maupun orang dengan mengungkapkan identitasnya apa adanya, sehingga pembaca bisa membayangkan keadaan yang sebenar-benarnya.

Contoh Teks Deskripsi

Objek Benda: Contoh teks yang mendeskripsikan benda sehari-hari seperti sepeda, tas, atau kamar tidur.

Judul: Sepedaku yang Setia

Sepeda merah milikku adalah benda kesayanganku. Aku sudah memilikinya sejak ulang tahunku yang ke-10.

Sepeda ini berwarna merah cerah dengan garis-garis hitam di bagian rangkanya. Roda-rodanya kuat dan memiliki ban yang tebal. Sadelnya empuk dan nyaman saat dikayuh. Selain itu, terdapat keranjang kecil di depan tempat aku biasa meletakkan tas atau barang belanjaan kecil.

Sepeda ini membantuku bepergian ke sekolah dan bermain bersama teman-teman. Bagiku, sepeda ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga sahabat dalam banyak perjalanan menyenangkan.


Objek Tempat: Contoh teks tentang tempat favorit seperti sekolah, taman kota, atau perpustakaan

Judul: Surga Buku di Sekolahku

Perpustakaan sekolahku adalah tempat favoritku. Ruangannya cukup luas dengan rak-rak tinggi yang penuh dengan berbagai jenis buku.

Dinding perpustakaan dicat dengan warna biru muda yang menenangkan. Di setiap sudut terdapat meja dan kursi yang nyaman untuk membaca. Ada juga karpet lembut di sudut khusus membaca yang membuat suasana semakin nyaman. Aroma buku-buku yang khas selalu membuatku betah berlama-lama di sini.

Di perpustakaan ini, aku bisa menemukan banyak pengetahuan baru dan menikmati cerita-cerita menarik dari berbagai buku.


Objek Orang: Contoh teks yang menggambarkan tokoh seperti guru, teman, atau anggota keluarga.

Judul: Ayahku

Ayahku adalah Pak Marzuki. Dia orang yang begitu ramah, pintar, dan juga lucu. Aku tinggal bersamanya di Munjungan, Trenggalek.

Ayahku adalah seorang laki-laki yang lumayan tampan. Saat ini, umurnya sekitar 35 tahun. Dia memiliki tubuh yang bagus karena selalu berolah raga setiap hari. Dia juga tinggi. Dia memiliki rambut rambut pendek hitam dan juga mata yang hitam. Dia memiliki wajah yang oval dan dagu yang lancip. Dia memiliki kumis dan jenggot yang tipis. Dia punya warna kulit yang sedikit coklat kehitaman.

Ayahku merupakan seorang guru SMP. Dia mengajari pelajaran olahraga. Dia selalu pergi ke sekolah pada pagi-pagi sekali dan pulang saat sudah sore sekitar pukul 03.00. dia bekerja dengan keras demi keluarganya. Kami semua begitu menyayanginya. Bagiku, dia adalah ayah terbaik di dunia ini.


Langkah-langkah Menulis Teks Deskripsi

  1. Menentukan objek yang akan dideskripsikan. Sebelum menulis teks deskripsi, tentukan dulu apa yang akan kamu deskripsikan. Bisa apa saja, kok. Mulai dari makanan, minuman, benda favorit, teman istimewa, orang tua, guru, dll.
  2. Mengamati objek secara langsung atau melalui referensi. Kamu bisa mulai dengan mengamati apa yang akan kamu deskripsikan. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa menggunakan referensi yang sudah ada. Misalnya dengan membacanya dari buku atau internet.
  3. Mencatat detail penting tentang objek. Catat detail-detail penting dari objek yang kamu amati untuk kamu gunakan saat menulis teks deskripsi.
  4. Menyusun teks sesuai struktur teks deskripsi. Tulislah teks deskripsi sesuai dengan strukturnya.
  5. Merevisi dan menyunting teks agar lebih menarik. Terakhir, sebelum kamu mengunggahnya atau mengumpulkannya ke gurumu, pastikan kamu revisi tulisanmu. Pastikan tidak ada salah ketik atau kalimat yang tidak efektif.

Referensi:

Jenis-jenis teks deskripsi diambil dari gramedia.com dalam artikel Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, Struktur, Jenis,dan Contohnya – Gramedia Literasi

Contoh Teks Deskripis Berjudul “Ayahku” diambil dari contohtext.com dengan judul yang sama. Contoh Teks Deskriptiftentang Orang (Describing People) dan Terjemahannya - ContohText

Gambar sepeda dari pixabay.com

Komentar