Langsung ke konten utama

Resolusi Tahun Baru 2023 yang Tidak Muluk-Muluk Tapi Berdampak Besar dalam Hidupmu

Tahun baru 2023 tinggal hitungan hari. Apakah kamu sudah menyiapkan resolusi untuk tahun baru kali ini? Jika belum, kali ini gurumulang.com akan berbagi beberapa resolusi yang dapat kamu coba untuk meningkatkan kualitas hidupmu.

Membuat resolusi sering dilakukan orang-orang menjelang pergantian tahun. Tapi, resolusi sebenarnya bisa dibuat kapan saja. Yang lebih penting sebenarnya bukan kapan resolusi itu dibuat, melainkan bagaimana kamu merancang dan melaksanakan resolusi rancanganmu.

Banyak orang gagal mewujudkan resolusinya dan memilih melupakan resolusi mereka di tengah tahun, bahkan ada yang melupakan resolusinya beberapa minggu setelah resolusinya dibuat.

Biasanya, kegagalan itu bisa disebabkan karena resolusi yang dibuat terlalu muluk-muluk. Ada juga yang gagal karena kurang motivasi.

Kali ini, gurumulang.com akan berbagi resolusi tahun baru yang tidak muluk-muluk, tapi bisa membawa perubahan besar dalam hidupmu. Apa saja? Yuk, cek!

Berolahraga Minimal 10 Menit Setiap Hari

“Lebih rajin berolah raga,” mungkin menjadi resolusi yang terdengar biasa-biasa saja dan menjadi resolusi yang ditulis tiap tahun. Tapi, banyak orang yang hanya bisa menuliskannya saja di daftar resolusi mereka tanpa bisa melaksanakannya.

Padahal, kalau kamu rajin berolah raga, kamu akan merasakan manfaat yang sangat besar berupa kondisi tubuh yang prima, sehingga kamu bisa melaksanakan berbagai aktivitas dengan lancar.

Biasanya, orang gagal mewujudkan resolusi rajin berolahraga karena mereka menuliskannya terlalu spesifik atau tidak spesifik sama sekali.

Contohnya, berjalan kaki selama 30 menit setiap hari. Ini terlalu spesifik. Lama kelamaan, kamu mungkin menjadi bosan dan bingung mencari rute jalan kaki. Untuk itu, sebisa mungkin buatlah resolusi berolah raga yang fleksibel namun tetap memiliki batasan.

Berolah raga selama minimal 10 menit setiap hari bisa menjadi resolusi yang mudah dilaksanakan namun berdampak besar dalam hidupmu. Yang terpenting di sini, kamu harus konsisten berolah raga minimal selama 10 menit setiap hari.

Kamu tidak perlu terpaku pada jenis olah raga tertentu agar kamu tidak bosan. Kalau kebetulan olah raga yang kamu pilih menyenangkan, kamu bisa tambah durasinya jadi 30 menit atau bahkan 1 jam. Kalau kamu sedang bosan atau kurang bersemangat, paling tidak penuhi target minimalmu. Dengan begini, olah raga jadi lebih menyenangkan alih-alih menjadi beban harian.

Berhenti Menunda Melakukan Kebaikan

Banyak orang yang sering menunda kebaikan yang akan mereka lakukan dengan berbagai alasan. Suka menunda-nunda kebaikan bisa menjadi masalah jika hal itu terus-terusan dilakukan. Kita bisa kehilangan kesempatan baik yang melintas di depan kita.

Berhenti menunda melakukan kebaikan bisa jadi opsi bagus sebagai resolusi tahun baru 2023. Masalahnya, bagaimana cara melakukannya? Untuk melakukannya, kita membutuhkan motivasi yang kuat dari dalam diri sendiri. Namun, motivasi saja tidak cukup karena motivasi bisa meredup bergantung kondisi kita.

Untuk mengatasinya, kamu bisa terapkan cara berikut ini: ketika terlintas di pikiran kamu akan menunda sesuatu, tarik napas dalam-dalam dan hitung satu sampai tiga, di hitungan ke tiga lakukanlah apa yang harusnya kamu lakukan saat itu juga. Jangan ditunda!

Selain itu, jangan hanya bertindak saat kamu termotivasi saja. Lakukanlah apa yang memang harus dilakukan meski kamu tidak termotivasi.

Kalau kamu bertindak (aksi), tindakanmu akan memancing inspirasi untuk dirimu lalu inspirasi akan memancing motivasimu dan motivasimu akan membimbing tindakanmu. Semua ini membentuk siklus: aksi-inspirasi-motivasi-aksi-inspirasi-motivasi-aksi dan seterusnya.

Artinya, kamu bisa bertindak meski tidak punya motivasi karena motivasi bisa muncul dari tindakan yang kamu lakukan. Nah, jadi berhentilah menunda-nunda sesuatu jika itu menurutmu adalah sebuah kebaikan.

Mempelajari Keterampilan Baru

Tak perlu muluk-muluk, cukup satu keterampilan baru setiap tahun. Jika kamu benar-benar melakukannya setiap tahun, kamu akan punya banyak keterampilan yang akan meningkatkan kualitas hidupmu.

Ada banyak sekali keterampilan baru yang bisa kamu pelajari. Misalnya, belajar menulis. Kamu bisa membuat sebuah blog sederhana untuk menampung tulisan-tulisanmu.

Yang perlu menjadi catatan adalah, pilihlah keterampilan yang menyenangkan untuk dipelajari. Keterampilan yang menyenangkan bisa berkaitan dengan hobimu, kesukaanmu, kebiasaanmu, atau bahkan keterampilan yang sama sekali belum pernah kamu pelajari.

Jika dalam satu tahun kamu belum menguasai keterampilan itu, kamu bisa melanjutkan mempelajarinya di tahun depan. Pokoknya, kuasai satu keterampilan sampai kamu mendapatkan manfaat nyata dalam hidupmu.

Nah, itu dia resolusi tahun baru 2023 yang tidak muluk-muluk tapi berdampak besar dalam hidupmu jika kamu berhasil mewujudkannya. Selamat mencoba, gaiss!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teks Deskripsi - Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 - Fase D

TEKS DESKRIPSI Dalam kehidupan sehari-hari, kita akan sangat sering menemukan teks deskripsi. Misalnya, saat kita berbelanja secara online, kita sering menemukan teks deskripsi dalam sebuah produk. Penjual perlu mendeskripsikan produknya dengan jelas agar pembeli dapat memilih barang yang mereka butuhkan dengan tepat. Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari tentang teks deskripsi. Bacalah materi berikut ini dengan saksama! Tanyakan kepada gurumu jika ada bagian yang sulit kamu pahami! Mengapa Kamu Perlu Mempelajari Teks Deskripsi? Adalah sebuah kekonyolan jika kamu mempelajari sesuatu tanpa tahu manfaatnya apa. Tapi, kekonyolan ini pun terkadang masih lebih baik dari pada tidak mempelajari apapun dalam hidupmu. Kalau kamu tahu apa manfaat mempelajari sesuatu, kamu bisa memutuskan akan mempelajarinya dengan tekun atau tidak sama sekali. Maka dari itu, mari kita bahas terlebih dahulu apa saja manfaat mempelajari teks deskripsi. Beberapa manfaat yang bisa kamu peroleh dengan...

Memanfaatkan Buku "Seandainya Saya Wartawan Tempo" Sebagai Bahan Refleksi Seorang Guru

"Kalau dipikir-pikir, ada persamaan antara wartawan dengan guru. Sama-sama mendidik. Wartawan mendidik masyarakat melalui tulisan-tulisannya. Sementara guru mendidik siswa melalui pembelajarannya." Buat apa seorang guru membaca buku “Seandainya Saya Wartawan Tempo”? Guru tak bertugas menulis berita. Jadi, buat apa? Saya lupa kapan membeli buku tipis ini. Saya menemukannya setelah sekian lama berada di tumpukan buku-buku yang tak terbaca dan tak terurus. Saya mengumpulkan semua buku yang ada kaitannya dengan bahasa Indonesia. Hasilnya banyak didominasi buku-buku kuliah. Ada kamus bahasa Indonesia yang sudah robek, esai-esai bahasa, dan buku ini. Di antara buku-buku yang saya kumpulkan, saya memilih membaca buku ini. Mungkin karena buku ini lebih tipis dari buku-buku lain. Isinya hanya 96 halaman. Buku ini sebenarnya dicetak sebagai bahan pendidikan bagi para wartawan yang bekerja di majalah Tempo, terutama dalam menulis dan menyusun berita bentuk feature . Demi manfaat yang le...

Materi PPT Garis dan Sudut Matematika Kelas 4

  Assalamualaikum, bapak/ibu guru semuanya.  Kali ini guru mulang.com akan membagikan materi presentasi garis dan sudut dalam bentuk PPT.  Garis dan sudut merupakan salah satu materi yang menjadi dasar untuk mempelajari materi-materi geometri yang lain. Garis adalah rangkaian titik-titik yang saling terhubung. Sedangkan sudut adalah wilayah yang terbentuk dari dua buah garis lurus yang saling berpotongan.  Siswa yang mengetahui konsep garis dan sudut akan sangat terbantu dalam materi bangun datar maupun bangun ruang yang mulai diajarkan pada kelas 4 SD.  Untuk itu bapak/ibu, tentu kita tak mau anak-anak didik kita sampai gagal paham apa yang dimaksud garis dan apa yang dimaksud sudut. Nah, kali ini kami bagikan materi garis dan sudut dalam bentuk ppt interaktif.  Dalam materi yang kami bagikan kali ini, ada soal-soal interaktif di dalamnya yang bisa dikerjakan bersama-sama ketika mempelajari garis dan sudut.  Baiklah, tak perlu berlama-lama lagi, berik...

Tutorial Membaca Nilai Rapor

"Nilai rapor tak lagi mencerminkan kemampuan peserta didik yang sebenarnya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa nilai rapor adalah nilai yang sudah dikatrol" Kalau kamu malas belajar, bodoh, jarang berangkat sekolah, tak pernah mengerjakan tugas dari gurumu, sering bikin ulah di sekolah, dan mengerjakan ujian asal-asalan, siap-siaplah terkejut dengan nilai rapormu. Mungkin kamu mengira nilai rapormu jelek semua, bahkan mungkin kamu mengira tidak akan naik kelas. Eiitss.... Kamu akan terkejut. Itu semua tak akan terjadi. Percayalah! Rapor zaman dulu ada nilai merah. Nilai merah berarti kemampuan anak kurang memadai. Zaman dulu hal seperti ini wajar saja. Sekarang, saat aku jadi guru, rupanya tak ada lagi nilai merah. Semua siswa "harus" diberi nilai di atas KKM, meskipun nyatanya ada siswa yang benar-benar tak layak dapat nilai di atas KKM. Nilai rapor tak lagi mencerminkan kemampuan peserta didik yang sebenarnya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa nilai rapor adalah nilai ya...

Kaligrafi Karya Kelas 5 - MI GUPPI Rakitan - Tahun Pelajaran 2024/2025

Pada Ramadhan tahun ini, kami kembali mengadakan lomba membuat kaligrafi. Kali ini, ketentuannya adalah membuat kaligrafi dari salah satu surah dalam Al-Quran, yaitu Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas. Ini adalah hasil karya kelas 5 yang sempat kuabadikan dalam foto. Kuunggah di sini sebagai kenang-kenangan.  Hasilnya memang tidak terlalu bagus, selain karena memang jarang latihan, waktu pembuatannya juga mepet sekali dengan keharusan memilih salah satu surat yang untuk dibuat kaligrafi sebenarnya terbilang cukup panjang untuk kelas 5. Tapi, ini sudah lumayan, kok. 

Tidak Ada Anak Bodoh di Dunia Ini

" Mencintai anak-anak tidaklah cukup, yang juga penting adalah membuat anak-anak menyadari bahwa mereka dicintai orangtuanya ." - St. John Bosco - Tidak ada anak bodoh. Mereka yang kamu anggap bodoh sebenarnya hanya anak-anak yang kurang beruntung. Aku tak tahu ini naif atau tidak. Menurutku semua anak pada dasarnya cerdas dan baik. Tak ada anak bodoh. Tak ada anak jahat. Dalam bukunya Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences (1983), Howard Gardner mengidentifikasi setidaknya delapan kecerdasan berbeda yang digunakan manusia untuk bertahan hidup, berkembang, dan membangun peradaban. Kecerdasan yang dimaksud yaitu kecerdasan linguistik, kecerdasan logika-matematis, kecerdasan spasial, kecerdasan kinestetik-jasmani, kecerdasan musikal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, dan kecerdasan naturalistik. Setidak-tidaknya anak-anak pasti memiliki salah satu dari delapan kecerdasan tersebut sebagai bekal tumbuh kembangnya. Bekal unik inilah yang harus dima...

Meninggalkan Jejak Kebaikan

"Aku tak cuma seorang guru di sana. Aku menjelma menjadi tukang cat dinding, tukang potong rumput dan tanaman hias, tukang membetulkan atap yang bocor, tukang antar siswa pulang sekolah, petani singkong dan jagung, sampai menjadi tukang air." - Guru Mulang - Ketika aku masih kuliah di semester delapan, aku mendapat tawaran bekerja di salah satu sekolah di desaku. Tepatnya di MI GUPPI Rakitan. Aku menolak. Saat itu, aku masih mengerjakan skripsi. Mengerjakan skripsi saja rasanya sudah keteteran sekali, apalagi ditambah dengan beban pekerjaan. Aku merasa tak mampu. Aku berencana mengejar target lulus sebelum pembukaan rekrutmen CPNS dimulai dan akan mengikuti rekrutmen CPNS. Namun, sialnya aku lulus ketika proses rekrutmen telah berakhir. Dan sejak saat itu proses rekrutmen CPNS tak kunjung dibuka.  Aku teringat tawaran untuk bekerja di MI GUPPI Rakitan, tempat dulu aku bersekolah. Aku datang ke sana memakai baju lengan panjang berwarna biru dan mengajukan lamaran pekerjaan. ...

Bahagia Menjalani Hidup Seperti Anak-Anak

Saya rasa, satu kualitas hidup yang dimiliki anak-anak dan membuat mereka mudah bahagia adalah kemampuan mereka untuk memaafkan kesalahan orang lain. Sebagai guru SD jarang sekali saya mendapati murid-murid saya bersedih atas suatu masalah. Mereka memang mudah menangis kalau mengalami satu masalah yang sulit mereka atasi. Misalnya, saat berantem dengan temannya. Namun, itu tak pernah berlangsung lama. Hari itu juga mereka bisa berbaikan lalu kembali ketawa-ketiwi seolah tak terjadi apa-apa. Mereka terlihat selalu bahagia. Apa rahasianya? Saya penasaran mengapa anak kecil selalu terlihat bahagia. Sebagai guru SD, saya punya banyak waktu dan kesempatan untuk berinteraksi dengan mereka dan mencoba mencari tahu mengapa mereka selalu terlihat bahagia. Setidaknya, ada beberapa hal yang saya kira menjadi penyebab anak kecil relatif terlihat selalu bahagia. 1. Mudah memaafkan Saat mengajar kelas 4, ada seorang siswa yang berkelahi dengan temannya. Waktu itu saya sedang memeriksa kelom...

Karya Fotografi Kelas 5 MI GUPPI Rakitan

Melihat foto ini jiwa bolangku terusik. Bisa menyaksikan pemandangan seperti dalam foto ini secara langsung pasti sangat mendamaikan pikiran. Kapan, ya? Karya Fotografi Kelas 5           Ada satu mapel baru buat kelas 5 tahun ini, yaitu informatika. Materinya berkaitan dengan algoritma, software komputer, penalaran, editing foto dan video, dan lain sebagainya. Aku menyambut baik adanya mata pelajaran baru ini. Dari materi-materi itu aku pilih yang barangkali lebih dekat dengan dunia siswa, yaitu editing foto dan video. Aku memberikan tugas pertama buat mereka untuk mengambil foto apa saja yang menurut mereka indah dan pantas dibagikan. Beberapa siswa berinisiatif mengedit foto yang mereka ambil. Itu bagus dan memang itu tujuan awalku memberi tugas ini. Ini adalah hasil tugas mereka: Bunga putih dengan latar belakang tanaman lain. Komposisinya lumayan bagus. Namun, jika yang ingin ditampilkan atau ditonjolkan adalah bagian bunganya, alangkah baiknya j...

13 Rekomendasi Film Inspiratif Untuk Anak-Anak; Cocok Untuk Mengisi Liburan Sekolah

"Film ini bercerita tentang seorang alien rindu kampung halaman yang mendaratkan pesawat ruang angkasanya di dekat Hutan Afrika yang penuh warna. Teman-teman hewan barunya perlu membawanya kembali ke kapalnya dan mengajarinya tentang persahabatan dan kesenangan sebelum ayahnya yang Penakluk Luar Angkasa dapat mengambil alih planet bumi ini." -- Jungle Beat: The Movie -- 13 Film Inspiratif Dalam dan Luar Negeri           Untuk mengisi kegiatan selama pesantren kilat di madrasah, aku ditugasi mengunduh film yang cocok untuk anak-anak MI. Kelas 1 dan 2 direncanakan menonton pada hari Senin, sedangkan kelas 3 hingga 6 pada hari Selasa. Aku dapat tugas mencari film untuk kelas 3 hingga 6. Agak susah mencari film untuk kelas 3 hingga 6 karena kriteria yang diberikan kepala sekolah adalah harus inspiratif.           Masalahnya, anak-anak sekarang mudah sekali bosan. Mereka terbiasa menikmati video-video pendek yang sangat menarik de...